Selasa, September 30, 2014
  • Photo Title 1
  • Photo Title 2
  • Photo Title 3

Sejarah singkat SMA Negeri 1 Banyudono

 

 (Kepala SMA Negeri 1 Banyudono yang Pertama)

SEJARAH BERDIRINYA SMA NEGERI 1 BANYUDONO

 

A. Sejarah Singkat SMA Negeri 1 Banyudono, Boyolali

1. Awal berdirinya SMA Negeri 1 Banyudono

a. SMA Negeri 1 Banyudono menerima siswa baru tahun pelajaran 1992/1993 dengan status Unit Gedung Baru (UGB), sekolah diampu oleh SMA Negeri 1 Teras (Kepala Sekolah Bp. Basuki, B.Sc).

b. Karena gedung masih dalam proses dibangun, maka Proses Belajar Mengajar mondok di SMP Negeri 2 Banyudono masuk sore + 3 bulan.

c. SMA Negeri 1 Banyudono mulai menempati Gedung Baru hari : Senin Wage, tanggal 12 Oktober 1992 dengan areal tanah seluas + 10.000 m2 telah dibangun antara lain :

1) Ruang Kepala Sekolah dan TU : 1 buah

2) Ruang Guru/OSIS/UKS/Gudang : 1 buah

3) Ruang Kelas : 6 buah

4) Ruang Laboratorium : 1 buah

Catatan : Ruang tersebut lengkap dengan peralatannya.

        

d. Pada hari : Jum’at, 29 Januari 1993 sesuai dengan SK : Mendikbud RI Nomor : 53797/A2.I.2/C/1993 tanggal 26 Agustus 1993 diadakan serah terima jabatan Kepala SMA Negeri 1 Banyudono (pengampu) kepada Kepala SMA Negeri 1 Banyudono (Sri Muryati, BA).

e. Dengan SK Mendikbud RI Nomor : 0313/0/1993 tanggal 23 Agustus 1993 SMA Negeri 1 Banyudono (UGB) berubah status menjadi SMA Negeri 1 Banyudono.

 

2. SMA Negeri 1 Banyudono dalam perkembangan

Selama tahun pelajaran 1993/1994 mendapat droping dari pemerintah berubah :

a. 1 buah bangunan perpustakaan beserta perlengkapannya

b. 2 buah bangunan RKB (Ruang Kelas Baru) sehingga baru mempunyai 8 ruang kelas baru.

c. Sarana Pendidikan antara lain :

- 1 buah televisi

- 1 buah komputer

- 1 buah OHP

- 1 perangkat alat kesenian

- 1 perangkat alat olah raga

- Buku-buku pelajaran dan buku referensi

Disampihng droping tersebut diatas, peranan BP3 sangat membantu kelancaran kegiatan sekolah antara lain berupa :

a. Pemasangan aliran listrik : 1300 watt

b. Pembuatan pagar permanen : + 160 m2 dan pagar tidak permanen

c. Pembelian perangkat upacara (Pengeras suara, amplifier dsb).

d. Pembuatan tempat sepeda siswa.

e. Pengadaan tambahan almari, meja dan kursi dsb.

f. Pembuatan rabat depan kantor di kiri kanan anjungan

g. Penataan halaman taman

h. Pembelian pompa air

Atas kerja sama panitia pendirian Mushola tengah dibangun sebuah Mushola : 8 x 8 m2 dengan biaya Rp. + 12.500.000,-

Adapun biaya berasal dari sumbangan / infak para dermawan dan sampai sekarang masih memerlukan uluran tangan dari para donatur untuk tahap penyelesaian.

Dari sisa tanah bangunan sementara di manfaatkan untuk :

1) Lapangan bola volly tidak permanen

2) Kolan ikan : 3 buah

3) Warung / Kantin sekolah : 2 buah

4) Tanaman lainnya yang dikelola para penjaga sekolah.

 

B. Kurikulum

1. Pada tahun pelajaran 1992/1993 SMA Negeri 1 Banyudono mendapatkan 1 set kurikulum 1984 SMA.

2. Jumlah siswa tahun pelajaran 1992/1993 adalah 132 orang terbagi 3 kelas. Pada tahun pelajaran 1993/1994 jumlah siswa adalah 256 orang terbagi dalam 6 kelas.

3. Pada awal tahun pelajaran SMA dibuka telah mendapat droping guru (mutasi) sebanyak 5 orang sedang lainnya diampu oleh guru SMA Negeri 1 Teras. Sampai akhir tahun pelajaran 1993/1994 mendapat droping guru sebanyak : 15 orang (termasuk Kepala Sekolah), sehingga masih sangat kurang guru mata pelajaran tertentu.

4. Penggunaan gedung kantor dan ruang kelas telah dapat dimanfaatkan, kecuali ruang laboratorium belum sepenuhnya dimanfaatkan karena belum ada alat-alat laborat baik Fisika, Biologi dan Kimia yang cukup sehingga ruang tersebut sering digunakan untuk kegiatan lain, seperti :

a. Untuk peringatan hari-hari besar Nasional/Agama.

b. Untuk sholat Jum’at berjamaah

c. Untuk kegiatan Ekstra Kurikuler.

5. Pelaksanaan KBM berjalan lancar sesuai dengan pedoman kurikulum yang ada.

6. Sarana KBM sementara cukup, tetapi untuk tahun pelajaran 1994/1995 masih kekurangan 1 lokal kelas

7. disamping KBM, juga dilaksanakan : SKJ, Aerobik, setiap hari Jum’at pagi jam ke 0 (nol).

8. Ruang perpustakaan telah dirintis pemanfaatannya dan sebagian digunakan untuk kegiatan Koperasi Siswa.

9. SMA Negeri 1 Banyudono membuka 3 program pengajaran yaitu : A1, A2 dan A3

10. Sarana administrasi KBM telan dikerjakan olah semua guru mata pelajaran dengan baik.

11. Demi lancarnya KBM disamping para guru sebagai tenaga pendidik juga peran BP/BK sangat membantu lancarnya KBM antara lain :

a. Memberikan diagnosis kepada siswa dalam kesulitan

b. Memberikan motivasi belajar

c. Membantu dalam memilih program/penjurusan

d. Penyelesaian kasus siswa.

 

C. Kesiswaan

1. Tahun pelajaran 1992/1993 mulai pelaksanaan PSB (Penerimaan Siswa Baru) dengan perincian sebagai berikut :

Jumlah pendaftar  : 212 orang terdiri : L : 81 P : 131

Jumlah yang diterima : 132 orang (3 kelas) terdiri L : 46 P : 86

2. Tahun pelajaran 1993/1994 : PSB dengan rincian sbb :

Jumlah pendaftar  : 380 orang terdiri L:154 P : 226

Jumlah yang diterima : 132 orang (3 kelas) terdiri L : 66 P: 66

3. Rencana tahun pelajaran 1994/1995 menerima 3 kelas (132 orang)

4. Keadaan siswa sampai 30 April 1994 :

Kelas I : 3 kelas L : 66 P : 66 jumlah : 132

Kelas II : 3 kelas L : 40 P : 84 jumlah : 124

5. Kegiatan Ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Banyudono :

a. Pramuka merupakan kegiatan wajib

b. Kesenian prestasi merupakan kegiatan kegiatan pilihan

c. Keagamaan merupakan kegiatan pilihan

6. Prestasi siswa yang telah dicapai antara lain :

1. Yayuk Ir. Is – HUT Kemerdekaan RI – Karaoke – Juara III Kecamatan

2. Cahyo Widiatmoko HUT Kemerdekaan RI – Karaoke – Juara II Kecamatan

3. Sri Rejeki – HUT Kemerdekaan RI – Gerak & Lagu – Juara I Kecamatan

4. Diah Dwi Astuti – HUT Kemerdekaan RI – Gerak & Lagu – Juara I Kecamatan

5. Agus Pujianto – HUT Kemerdekaan RI – MTQ – Juara I Kecamatan

6. Asma Nur H - HUT Kemerdekaan RI – MTQ – Juara II Kecamatan

7. Kelompok – HUT SMEA Banyudono XIV – Volley Ball – Juara II Kecamatan

8. Eni Sumarsih – Kejuaraan Bulu Tangkis – Bulu Tangkis – Juara III Karesidenan

9. Eni Sumarsih – PORSENI SLTP/SLTA – Bulu Tangkis – Juara I Kabupaten

10. Haryanto – PORSENI SLTP/SLTA – Buku Tangkis – Juara I Kabupaten

11. Desi Tri D – PORSENI SLTP/SLTA – Poster – Juara III Kabupaten

12. Aminah Retno K – PORSENI SLTP/SLTA – Tolak Peluru – Juara III Kabupaten

13. Paiman – PORSENI SLTP/SLTA – Tolah Peluru – Juara II Kabupaten

14. Eni Sumarsih – Kejur. Bulu Tangkis – Buku Tangkis – Propinsi

 

7. Pembentukan program 8 K di SMA Negeri 1 Banyudono

 

D. Humas

1. Pembentukan dan Pengesahan Pengurus BP3

2. Pelaksanan Upacara setiap hari senin

3. SMA Negeri 1 Banyudono mengadakan hubungan/kerjasama dengan instansi Depdikbud dan Instansi lain ditingkat Kecamatan dan lainnya termasuk di dalamnya kegiatan ditingkat desa (Karang Taruna dsb).

4. Pembentukan Paguyuban yang terbentuk 3 kegiatan :

a. Kekeluargaan

b. Koperasi simpan pinjam dengan nama “Mandiri Sejahtera”

c. Arisan

 

E. Rencana dan Harapan SMA Negeri 1 Banyudono

1. Rencana

a. Penataan halaman upacara bendera, bilamana mungkin direncanakan pengerasa secara permanen dan sekaligus persiapan untuk lapangan basket.

b. Pembuatan tempat sepeda permanen untuk guru dan karyawan

c. Pembuatan pagar permanen di sebelah barat dan selatan gedung

d. Pembuatan papan nama di halaman depan antara lain :

- Darma Wanita

- OSIS

- Gugus Depan

- KORPRI

e. Mengajukan permohonan yang kedua rute Bus angkutan di depan SMA, sehingga dapat melancarkan transportasi siswa

f. Perbaikan sumur agar mendapatkan air yang jernih dan memadai baik untuk minum maupun keperluan lainnya.

g. Penyelesaian pembangunan Mushola yang sampai sekarang masih menanti uluran tangan dari para demawan/donatur

h. Permohonan pembuatan talut didepan pekarangan sekolah kepada pemerintah desa jembungan/camat

2. Harapan

Untuk keperlukan penunjang KBM SMA Negeri 1 Banyudono sangat mengharapkan :

a. RKB (Ruang Kelas Baru) untuk memenuhi target 9 lokal yang baru memiliki 8 lokal.

b. Alat praktikum fisika, kimia dan biologi.

c. Sarana pendidikan untuk menunjang dan menghadapi kurikulum baru

d. Buku-buku pelajaran dan buku referensi terutama menghadapi kurikulum baru

 

Demikian sejarah dari pendirian SMA Negeri 1 Banyudono pada tahun 1992.

Login Form